Nama : Widya Puspita K
NIM : 13181069
PERANGKAT JARINGAN
Assalamualaikum Wr. Wb.
Diblog kali ini saya akan membahas sedikit tentang
beberapa perangkat jaringan. Sebelum memulai membahas, apakah teman-teman sudah
tau apa itu perangkat jaringan computer.
Perangkat jaringan computer adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan
dua atau lebih computer sehingga dapat saling terhubung dan saling bebagi data.
Ada beberapa macam perangkat jaringan yang biasa digunakaan. kali ini saya akan
membahas sedikit tentang Repeater, Bridge, dan Network Interface Card (NIC)
a.
Pengertian Repeater
Repeater adalah perangkat
keras jaringan komputer untuk memperkuat sinyal jika digunakan pada jarak yang
jauh. Dengan adanya repeater ini jaringan yang tidak terjangkau oleh jarak yang
cukup jauh dalam suatu lan, dapat dikembangkan dan di tarik agak jauh dan
memperoleh sinyal yang cukup. Dengan alat ini sinyal yang lemah dapat
ditingkatkan jangkauannya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang
cukup luas.
b. Fungsi Repeater
1.
Memperluas daya jangkau signal server
2. Mengcover
berbagai wilayah minim signal dari server
3. Memudahkan
akses sinyal Wi-Fi
4. Meneruskan dan
memaksimalkan signal
5. Memudahkan
proses pengiriman dan penerimaan data
6. Meminimalisir
penggunaan kabel jaringan
c. Kelebihan Repeater
1. Sebuah digital peragkat yang memperkuat, membentuk ulang,
atau melakukan kombonasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk
transmisi ulang
2. Karena repeater bekerja dengan sinyal fisik yang
sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang di kirim.
3. Repeater bekerja sebagai lapisan fisik , dilapisan pertama
model dari OSI
4. Sebuah analog perangkat yang memperkuat input sinyal
terlepas dalam (analog atau digital)
d. Kekurangan
Repeater
1.
Tembaga untuk serat
2. Memperpanjang jarak
fisik jaringan
3. Repeater harus
ditempatkan ditempat yang tinggi
e. Cara Kerja
Repeater
Telah
disebutkan bahwa fungsi repeater adalah untuk memperluas jangkauan jaringan
wifi. Hal demikian dapat dilakukan dengan cara menerima sinyal data dan
selanjutnya dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal demikian
telah masuk ke repater yang diperkuat terlebih dahulu dengan kedua komponen
dasarnya yang bertugas untuk menerima data sinyal dari transmitter dan yang
kedua memancarkan kembali data sinyal tersebut.
Setelah
menerima data sinyal dari transmitter, repeater akan melakukan pengubahan
frekuensi sehingga memberikan manfaat bagi sinyal data yang dipancarkan dapat
menjadi lebih kuat. Olehnya itu sinyalpun akan menjadi lebih kuat dan memiliki
jangkauan yang lebih luas.
Proses
demikian, repeater memiliki dua sistem yang kerap digunakan. Sistem Repeater
dalam jaringan disebut dengan analog repeater dan digital repeater. Arti dari analog
repeater merupakan sistem repeater yang mengirimkan sinyal data dalam bentuk
data analog. Analog repeater mengkonsumsi daya listrik sesuai dengan amplitudo
atau besaran sinyal yang dkirimkan. Sedangkan untuk digital repeater
mengirimkan sinyal data dalam bentuk digital. Data demikian dikirim dalam
bentuk binary dengan diwakili angka 1 dan 0 dan juga terdapat proses tambahan.
a. Pengertian Bridge
Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan
komputer LAN (Local
arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat
menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet
& Fast Ethernet),
ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama. Alat ini bekerja pada data Link
layer model OSI (Open
System Interconnection), Karena itu bridge bisa menyambungkan
jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access
control yang tidak sama atau berbeda. Bridge juga adalah alat yang
bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya
dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
b. Fungsi
Bridge
1. Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer
LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar
dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
2. Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang
terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
3. Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan
komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”.
Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain,
dengan alasan jaringan itu masih terhubung.
c. Kelebihan
Bridge
1. Mempermudah proses monitoring pada sebuah jaringan
2. Dapat membantu kemanaan data dari sebuah organisasi
3. Dapat diaplikasikan pada jaringan LAN, salah satunya adalah
intranet
4. Dapat ditarik secara jarak jauh, dengan menggunakan bridge
wireless
5. Dapat memecah jaringan LAN menjadi jaringan yang lebih kecil
d. Kekurangan Bridge
1. Fiturnya kebanyakan hanya terbatas pada
konektivitas LAN
2. Tidak selengkap router dalam hal fitur –
fiturnya
e. Cara Kerja
Bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik atau node yang terdapat
pada masing-masing segmen jaringan komputer, dan hanya dapat memperbolehkan
lalulintas data yang memang dibutuhkan melintasi bridge. Saat menerima sebuah
paket data, bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga sumbernya. Kalau
segmennya sama, paket data akan di tolak dan kalau segmennya tidak sama atau
berbeda paket-paket data akan di teruskan ke segmen yang dituju. Dengan begitu
bridge dapat mencegah pesan rusak supaya tidak menyebar keluar dari satu
segmen. Bridge merupakan alat yang bekerja pada physical layer dan data link
layer, sehingga dapat mempengaruhi untuk kerja jaringan LAN jika
sering terjadi komunikasi yang berbeda di jaringan LAN yang tidak sama atau
berbeda yang terhubung oleh bridge. Itulah prinsip atau cara kerja dari bridge.
a. Pengertian NIC
NIC adalah singkatan dari kepanjangan Network Interface Card. NIC adalah sebuah peralatan elektronik yang dibuat pada sebuah
papan PCB yang akan melakukan konversi sinyal sehingga sebuah workstation bisa
mengirim dan menerima data dalam jaringan. Sering disebut juga dengan Ethernet
card, atau sering juga disebut LAN card. NIC merupakan kartu jaringan yang dipasang pada
slot ekspansi pada komputer. Slot yang diperlukan bisa berupa slot PCI atau ISA.
Selain itu terdapat juga beberapa card yang diperuntukkan khusus bagi laptop
atau notebook dengan socket PCMCIA. Sedangkan untuk output portnya dapat berupa
port BNC, AUI (Thick Ethernet),
dan UTP.
b. Fungsi NIC
1.
Transfer data ke komputer lain
dengan terlebih dahulu mempersiapkan data dari komputer agar dapat dilewatkan
ke media penghubung.
2. Mengontrol aliran data antar komputer dan sistem
perkabelan.
3. Menerima data yang ditransfer
dari komputer lain lewat kabel dan menterjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti
oleh komputer.
c. Kelebihan NIC
1. Senang untuk menambah atau mengurangkan komputer dan nod
tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
2. Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas.
3. Sesuai untuk rangkaian yang kecil.
d. Kelemahan NIC
1. Jika kabel tulang belakang (Backbone) atau mana-mana
nodnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi.
2. Memerlukan terminator untuk kedua- dua hujung kabel tulang
belakang.
3. Perisian tambahan diperlukan untuk mengelakkan
perlanggaran (collision) data.
e. Cara Kerja NIC
NIC
bekerja pada lapisan fisik, di mana data dipecah menjadi bit kemudian dikirim
melalui jaringan ke komputer lain yang kemudian dirangkai kembali menjadi data
utuh. Setiap NIC memiliki kode unik tersendiri, artinya cuma ada satu, yang terdiri
atas 12 digit kode yang disebut dengan MAC Address (Media Access Control).
Tujuan adanya MAC address adalah untuk menghindari tabrakan antar data di
jaringan. Misalnya node akan mengirimkan paket data, maka sebelumnya akan
melihat apakah jaringan sedang mengirimkan paket data atau tidak. Jika node
melihat jaringan tidak melakukan pengiriman paket data, maka node akan
melakukan pengiriman paket data.
Jika
ada paket data yang dipancarkan pada saat node sedang mengirimkan paket data,
maka akan terjadi collision. Jika terjadi collision, maka node dan jaringan
akan berhenti bersamaan untuk mengirimkan paket data. Setelah berhenti, node
dan jaringan akan menunggu waktu secara acak untuk mengirimkan paket data.
Paket data yang mengalami collision akan dikirim kembali saat ada kesempatan.
Cara kerja ini sering dinamakan metode CSMA/CD (Carrier Sence Multiple
Access/Collison Detection), yaitu pengurusan bagi pengiriman data oleh
komputer/node secara serentak.
Demikian sedikit penjalan saya tentang perangkat jaringan
Repeater, Bridge, Dan NIC. Mohon maaf bila banyak kesalahan dan kekurangan.
Terimakasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb



Tidak ada komentar:
Posting Komentar