PERANGKAT JARINGAN (3)

by - April 10, 2019


Nama : Widya Puspita K
NIM : 13181069 
PERANGKAT JARINGAN
Assalamualaikum Wr. Wb.
Diblog kali ini saya akan membahas sedikit tentang beberapa perangkat jaringan. Sebelum memulai membahas, apakah teman-teman sudah tau apa itu perangkat jaringan computer.
Perangkat jaringan computer adalah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih computer sehingga dapat saling terhubung dan saling bebagi data. Ada beberapa macam perangkat jaringan yang biasa digunakaan. kali ini saya akan membahas sedikit tentang Repeater, Bridge, dan Network Interface Card (NIC)
1. REPEATER

 
a. Pengertian Repeater
Repeater adalah perangkat keras jaringan komputer untuk memperkuat sinyal jika digunakan pada jarak yang jauh. Dengan adanya repeater ini jaringan yang tidak terjangkau oleh jarak yang cukup jauh dalam suatu lan, dapat dikembangkan dan di tarik agak jauh dan memperoleh sinyal yang cukup. Dengan alat ini sinyal yang lemah dapat ditingkatkan jangkauannya sehingga dapat digunakan untuk cakupan wilayah yang cukup luas.
b. Fungsi Repeater
     1. Memperluas daya jangkau signal server
     2. Mengcover berbagai wilayah minim signal dari server
     3. Memudahkan akses sinyal Wi-Fi
     4. Meneruskan dan memaksimalkan signal
     5. Memudahkan proses pengiriman dan penerimaan data
     6. Meminimalisir penggunaan kabel jaringan
c. Kelebihan Repeater
1. Sebuah digital peragkat yang memperkuat, membentuk ulang, atau melakukan kombonasi dari salah satu fungsi pada sinyal input digital untuk transmisi ulang
2. Karena repeater bekerja dengan sinyal fisik yang sebenarnya, dan jangan mencoba untuk menginterpretasikan data yang di kirim.
3. Repeater bekerja sebagai lapisan fisik , dilapisan pertama model dari OSI
4. Sebuah analog perangkat yang memperkuat input sinyal terlepas dalam (analog atau digital)

d. Kekurangan Repeater
 1. Tembaga untuk serat
 2. Memperpanjang jarak fisik jaringan
 3. Repeater harus ditempatkan ditempat yang tinggi
e. Cara Kerja Repeater
Telah disebutkan bahwa fungsi repeater adalah untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Hal demikian dapat dilakukan dengan cara menerima sinyal data dan selanjutnya dipancarkan lagi. Sebelum dipancarkan kembali, sinyal demikian telah masuk ke repater yang diperkuat terlebih dahulu dengan kedua komponen dasarnya yang bertugas untuk menerima data sinyal dari transmitter dan yang kedua memancarkan kembali data sinyal tersebut. 
Setelah menerima data sinyal dari transmitter, repeater akan melakukan pengubahan frekuensi sehingga memberikan manfaat bagi sinyal data yang dipancarkan dapat menjadi lebih kuat. Olehnya itu sinyalpun akan menjadi lebih kuat dan memiliki jangkauan yang lebih luas. 
Proses demikian, repeater memiliki dua sistem yang kerap digunakan. Sistem Repeater dalam jaringan disebut dengan analog repeater dan digital repeater. Arti dari analog repeater merupakan sistem repeater yang mengirimkan sinyal data dalam bentuk data analog. Analog repeater mengkonsumsi daya listrik sesuai dengan amplitudo atau besaran sinyal yang dkirimkan. Sedangkan untuk digital repeater mengirimkan sinyal data dalam bentuk digital. Data demikian dikirim dalam bentuk binary dengan diwakili angka 1 dan 0 dan juga terdapat proses tambahan. 

  
2. Bridge

 

a. Pengertian Bridge
Bridge adalah suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet & Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama. Alat ini bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection), Karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode transmisi atau medium access control yang tidak sama atau berbeda. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur frame berdasarkan alamat tersebut.
b. Fungsi Bridge
1. Bridge dapat berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa bridge.
2. Bridge juga dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe jaringan yang sama maupun yang berbeda.
3. Bridge juga dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain, dengan alasan jaringan itu masih terhubung.
c. Kelebihan Bridge
1. Mempermudah proses monitoring pada sebuah jaringan
2. Dapat membantu kemanaan data dari sebuah organisasi
3. Dapat diaplikasikan pada jaringan LAN, salah satunya adalah intranet
4. Dapat ditarik secara jarak jauh, dengan menggunakan bridge wireless
5. Dapat memecah jaringan LAN menjadi jaringan yang lebih kecil
d. Kekurangan Bridge
1. Fiturnya kebanyakan hanya terbatas pada konektivitas LAN
2. Tidak selengkap router dalam hal fitur – fiturnya
e. Cara Kerja Bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik atau node yang terdapat pada masing-masing segmen jaringan komputer, dan hanya dapat memperbolehkan lalulintas data yang memang dibutuhkan melintasi bridge. Saat menerima sebuah paket data, bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga sumbernya. Kalau segmennya sama, paket data akan di tolak dan kalau segmennya tidak sama atau berbeda paket-paket data akan di teruskan ke segmen yang dituju. Dengan begitu bridge dapat mencegah pesan rusak supaya tidak menyebar keluar dari satu segmen. Bridge merupakan alat yang bekerja pada physical layer dan data link layer, sehingga dapat mempengaruhi untuk kerja jaringan LAN jika sering terjadi komunikasi yang berbeda di jaringan LAN yang tidak sama atau berbeda yang terhubung oleh bridge. Itulah prinsip atau cara kerja dari bridge.

3. Network Interface Card (NIC)

 


a. Pengertian NIC
NIC adalah singkatan dari kepanjangan Network Interface Card. NIC adalah sebuah peralatan elektronik yang dibuat pada sebuah papan PCB yang akan melakukan konversi sinyal sehingga sebuah workstation bisa mengirim dan menerima data dalam jaringan. Sering disebut juga dengan Ethernet card, atau sering juga disebut LAN card. NIC merupakan kartu jaringan yang dipasang pada slot ekspansi pada komputer. Slot yang diperlukan bisa berupa slot PCI atau ISA. Selain itu terdapat juga beberapa card yang diperuntukkan khusus bagi laptop atau notebook dengan socket PCMCIA. Sedangkan untuk output portnya dapat berupa port BNC, AUI (Thick Ethernet), dan UTP. 
b. Fungsi NIC
1. Transfer data ke komputer lain dengan terlebih dahulu mempersiapkan data dari komputer agar dapat dilewatkan ke media penghubung.
2. Mengontrol aliran data antar komputer dan sistem perkabelan.
3. Menerima data yang ditransfer dari komputer lain lewat kabel dan menterjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer.
c. Kelebihan NIC
1. Senang untuk menambah atau mengurangkan komputer dan nod tanpa mengganggu operasi yang telah dijalankan.
2. Kurang kabel dan jarak LAN tidak terbatas.
3. Sesuai untuk rangkaian yang kecil.
d. Kelemahan NIC
1. Jika kabel tulang belakang (Backbone) atau mana-mana nodnya bermasalah rangkaian tidak dapat berfungsi.
2. Memerlukan terminator untuk kedua- dua hujung kabel tulang belakang.
3. Perisian tambahan diperlukan untuk mengelakkan perlanggaran (collision) data.
e. Cara Kerja NIC
NIC bekerja pada lapisan fisik, di mana data dipecah menjadi bit kemudian dikirim melalui jaringan ke komputer lain yang kemudian dirangkai kembali menjadi data utuh. Setiap NIC memiliki kode unik tersendiri, artinya cuma ada satu, yang terdiri atas 12 digit kode yang disebut dengan MAC Address (Media Access Control). Tujuan adanya MAC address adalah untuk menghindari tabrakan antar data di jaringan. Misalnya node akan mengirimkan paket data, maka sebelumnya akan melihat apakah jaringan sedang mengirimkan paket data atau tidak. Jika node melihat jaringan tidak melakukan pengiriman paket data, maka node akan melakukan pengiriman paket data.
Jika ada paket data yang dipancarkan pada saat node sedang mengirimkan paket data, maka akan terjadi collision. Jika terjadi collision, maka node dan jaringan akan berhenti bersamaan untuk mengirimkan paket data. Setelah berhenti, node dan jaringan akan menunggu waktu secara acak untuk mengirimkan paket data. Paket data yang mengalami collision akan dikirim kembali saat ada kesempatan. Cara kerja ini sering dinamakan metode CSMA/CD (Carrier Sence Multiple Access/Collison Detection), yaitu pengurusan bagi pengiriman data oleh komputer/node secara serentak.
Demikian sedikit penjalan saya tentang perangkat jaringan Repeater, Bridge, Dan NIC. Mohon maaf bila banyak kesalahan dan kekurangan. Terimakasih
Wassalamu’alaikum Wr. Wb

You May Also Like

0 komentar